Showing posts with label Life's little improvements. Show all posts
Showing posts with label Life's little improvements. Show all posts

Friday, February 12, 2010

The Blade Runner !



Nama : Oscar Pistorius
Nama julukan : The Blade Runner
Negara : Afrika Selatan
Rekor dunia kecepatan 100 m sprint : 10.91 detik.
(Rekor dunia pelari normal, Usain Bolt : 9.58 detik).
Rekor dunia kecepatan 200 m : 19.30 detik.
Rekor dunia kecepatan 400 m : 46.25 detik.
Penunjang kaki : specialized carbon-fiber Cheetah Flex-Foot, kaki prostetik dari material karbon fiber.




Temukan inspirasi hidup anda
Temukan impian anda yang paling dalam
Sesuatu yang membuat anda bahagia
Tidak ada yang mustahil
Just do it!

Wednesday, May 20, 2009

Worldview




Two powerful pictures.
Seems like very contrasted image, but one thing is the same, and always the same. Everybody fights. Semua manusia harus berjuang. Either you are big or small, whether you're shooting for the stars or you just want to be free.

(atau mungkin, anak kecil yang di foto bawah sedang bersenang-senang, membayangkan kalau dia adalah seorang jagoan super yang sedang melawan raksasa jahat or something..). Either way life is toooo short, so just give it all you got, and have fun! Cheers!

Friday, April 17, 2009

SUSAN BOYLE !!!!!


Susan Boyle, Britain’s Got Talent,
Simon Cowell, Yahoo Buzz!

Baru buka Yahoo! News tadi sore, dan kebetulan saja melihat artikel ini. Ada kehebohan luar biasa yang dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.

Susan Boyle, umurnya 47 tahun, pengangguran, hidup sendirian di sebuah desa kecil tanpa suami, dan hanya ditemani kucing kesayangannya, Pebbles. Gayanya juga sedikit nyentrik. Rambut si ibu dari desa ini seperti tidak pernah ditata, dan alisnya terlalu tebal seperti laki-laki. Waktu kecil dia bercerita sering diganggu teman-temannya karena kekurangannya.

Dan dia ingin sekali tampil di acara paling populer di Inggris saat ini, Britain’s Got Talent. Acara reality show pencarian bakat terbesar yang salahsatu jurinya sudah sangat terkenal, Simon Cowell (American Idol).

Dan saat tampil, bajunya pun terlihat seperti baju ibu-ibu biasa, malah terlihat seperti ibu tua (kontras sekali dengan semua peserta lain yang berpenampilan habis-habisan). Saat masuk panggung, penonton dan para juri, termasuk Simon Cowell samasekali tidak terkesan. Dia kelihatan seperti orang yang salah masuk ruangan.

Lalu Simon menanyakan apa impiannya, Susan menjawab dengan sedikit malu-malu, ia bermimpi ingin jadi seperti bintang besar pujaannya, Elaine Paige, penyanyi teater yang sangat cantik dan anggun. Para penonton banyak yang menahan tawa. Beberapa orang terlihat sedikit mencibir. Sepertinya impian yang mustahil buat seorang biasa seperti Susan.

Akhirnya Simon Cowell, dengan tidak terlalu antusias, memintanya mulai menyanyi. Dan ketika musik perlahan mulai dimainkan, dan Susan mulai bernyanyi, para juri pun tiba-tiba membelalakkan matanya..


Lihat videonya disini, Susan Boyle, Britain's Got Talent

Lagunya berjudul ”I Dreamed a Dream” dari Les Misérables. Videonya di Youtube diserbu 800.000 pengunjung hanya dalam 24 jam pertama. This is one of those magical moment, people!

... Dan akhirnya seluruh ruangan mulai bersorak-sorai, para penonton berdiri dan bertepuk tangan riuh, suaranya menggema memenuhi seluruh ruangan. Beberapa penonton ada yang mulai menitikkan air mata..



Masih ingat Paul Potts ? Lihat videonya disini

Friday, October 3, 2008

Met Lebaran Yaa.


KOMPAS/LASTI KURNIA / Kompas Images
Jumat, 3 oktober 2008

Di malam takbiran, Sumarlina, pelajar SMKN 13 Rawa Belong, yang tergabung dalam Gugus Pramuka Saka Bhayangkara Palmerah, bertugas di kemacetan kawasan Pasar Palmerah, Jakarta, Selasa (30/9). Dia rela tidak turut merayakan Malam Takbiran demi tugas menolong sesama.

Pernah kebayang nggak kita bisa berkorban seperti ini?

Saturday, August 9, 2008

Pidato Terakhir, Dr Randy Pausch

Salahsatu pidato paling inspirasional tentang hidup, cinta keluarga, dan kebahagiaan. Dari Dr. Randy Pausch, "The Last Lecture".

Randy adalah profesor Ilmu Komputer dan Interaksi Manusia-Komputer di Carnegie Mellon University. Pidato ini telah ditonton dan menyentuh hati berjuta-juta orang di seluruh dunia dan menjadi salahsatu video paling terkenal di Youtube.

Ini adalah pidato terakhirnya sebelum ia meninggal. Randy Pausch telah tampil di Oprah Show, dan masuk dalam daftar majalah Time, "World's Top-100 Most Influential People" 2008.

Dan apa itu sebenarnya, "Kebahagiaan"?

Thursday, July 3, 2008

BANGSA PALING BAHAGIA DI DUNIA


Bangsa Paling Bahagia di Dunia. Investigasi "60 Minutes".



INILAH DIA,
hasil
survei terbaru yang lumayan menghebohkan baru-baru ini. Siapakah "Bangsa yang Paling Bahagia di Dunia"?

Apakah bangsa yang paling makmur? Paling kaya-raya di dunia?
Ternyata tidak juga. Amerika hanya ada di urutan 23. Banyak bangsa-bangsa terkaya, menurut survei ini justru ”tidak terlalu bahagia”. Berdasarkan data yang dikumpulkan Adrian White dari Universitas Leicester, dengan sumber-sumber yang ekstensif (UNESCO, CIA, the New Economics Foundation, WHO, etc), dan mencakup 80.000 responden di seluruh dunia, maka diperoleh hasil, bahwa bangsa paling bahagia di dunia adalah... DENMARK.

Dan dari sini juga dihasilkan peringkat global bangsa-bangsa, dari yang paling bahagia sampai yang paling tidak bahagia.

Inilah daftarnya ( 20 besar, ”Satisfaction With Life Index”) :
1. DENMARK
2. Swiss
3. Austria
4. Islandia
5. Bahama
6. Finlandia
7. Swedia
8. Bhutan
9. Brunei
10. Canada
11. Irlandia
12. Luxemburg
13. Kosta Rika
14. Malta
15. Belanda
16. Antigua
17. Malaysia
18. Selandia Baru
19. Norwegia
20. Seycheles

Dan yang lainnya :
23. Amerika
26. Australia
35. Jerman
41. Inggris
53. Singapura
64. INDONESIA
76. Thailand
82. China
90. Jepang
102. Korea Selatan
125. India

Dan 3 negara yang paling merana hidupnya adalah :
176. Kongo
177. Zimbabwe
178. Burundi.

INDONESIA, lumayan, berada di urutan tengah, dan lebih bahagia dibanding saudara-saudaranya sesama manusia di Thailand, China, Jepang, Korea, dan India. Padahal Jepang, Korea Selatan, dan China jelas-jelas jauh lebih kaya dan makmur dibanding kita.


Daftar lengkapnya.

Kebahagiaan disini diukur dari kepuasaan subyektif masyarakatnya pada Tingkat Kesehatan (dan juga akses kesehatan murah), Kekayaan Relatif, dan Akses Ke Pendidikan. Bangsa yang sehat dan ongkos kesehatannya terjangkau, memiliki kekayaan yang ”cukup”, dan tingkat pendidikannya cukup baik katanya akan relatif lebih bahagia.

Tapi faktor yang juga penting disini adalah tingkat Pengharapan, atau Ekspektasi terhadap hidup. Semakin rendah ekspektasi masyarakatnya, makin mudah dia bersyukur dan berbahagia. Sedang makin tinggi ekspektasi seseorang, makin banyak Keinginannya, makin sulit dia merasa puas, dan bahagia.

DAN KENAPA DENMARK PALING BAHAGIA?


Berdasarkan penelitian, orang-orang Denmark sangat bahagia karena mereka selalu merasa hidup mereka cukup. Contentment. Mereka tidak sekaya orang Amerika atau Jepang, tidak punya mobil atau rumah super mewah, tapi mereka bersyukur dengan hidup mereka.

Mereka kemana-mana juga lebih suka jalan kaki atau naik sepeda, karena lebih menyenangkan, santai, dan udaranya juga segar. Dan mereka tidak usah pusing soal banyak hal, dari mobil yang mesti bagus, pembayarannya, perawatannya, bensinnya, atau macet di jalan. Naik sepeda memang menyenangkan.


Mereka tentu juga ingin hidup lebih baik, sukses, materi, tapi tidak merasa perlu sampai ”diperbudak kesuksesan”. Sukses itu penting, tapi menikmati hidup, keluarga, dan teman adalah nilai hidup yang utama, dan sukses tidak perlu mengganggu hal itu.

Pendidikan disana juga gratis. Begitu juga dengan biaya kesehatan, dan Jaminan penuh untuk Hari tua. 3 hal yang mungkin terpenting dalam hidup, dan mereka menikmatinya dengan gratis berkat pemerintahan yang baik.

Masyarakat Denmark ternyata juga cenderung punya harapan yang rendah, low expectation. Mereka berusaha, tapi tidak pernah berharap macam-macam. Ini membuat tiap kesuksesan kecil saja sudah membuat mereka begitu bahagia. Dan bila gagal, mereka lebih gampang menerimanya, dan mereka bisa langsung mulai berusaha lagi. Begitu saja.

Dan bangsa-bangsa lain yang "tidak bahagia", termasuk banyak negara terkaya di dunia, adalah yang orang-orangnya cenderung tidak pernah puas. Mereka terdikte keinginan dan ambisi-ambisinya. Amerika contohnya punya ”The American Dream”.

Masalahnya, dan ironi terbesarnya adalah, kalau anda sampai begitu bernafsunya mengejar kebahagiaan (dan kebahagiaan yang lebih besar), anda justru akan terjebak. Terjebak “dalam pertempuran merebut kebahagiaan yang tidak pernah berakhir”, dan anda justru tidak akan pernah merasakan kebahagiaan itu..

Dan ini terbukti secara saintifik.


“Happiness is as a butterfly which, when pursued, is always beyond our grasp. But which if you will sit down quietly, may alight upon you”
Nathaniel Hawthorne



DAN KEBAHAGIAAN ADALAH…

Dan itulah bangsa paling bahagia di dunia. Denmark. Sebuah bangsa dengan masyarakat yang :

1. Bersyukur, Bersyukur, Bersyukur.

2. Punya impian dan keinginan yang realistik (relatif sesuai kemampuan mereka).

3. Ngga perlu membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

4. Memiliki jaminan hidup yang cukup baik dari pemerintah.

Bersyukur, bukan hal baru tentu, tapi bagaimana kita sekarang menanamkan ini dalam diri kita secara efektif, sebagai pribadi, dan sebagai sebuah bangsa.



(Teladan pak? Pemimpin-pemimpin yang bersyukur? Pemimpin yang bahagia?)
(Bagaimana menciptakan bangsa paling bahagia di dunia? Indonesia?)


BBC, "What can the Danes teach us about happiness?"

Tuesday, May 27, 2008

Emang sih lagi ujan (dan kebetulan juga lagi banjir...)
Tapi kan masa lagi banjir orang terus ngga masak?
Kalo mau makan kan tetap mesti masak sama beli sayur kan?
Banjir? Have fun aja lagii..
(Malah enak, adem..)

Sunday, May 11, 2008

Big word of the Day : Philanthropy.
Daftar para Philanthropis terkenal dunia.

"Gates may be a ruthless businessman, but he is giving away billions of his dollars in a dedicated effort to fight AIDS, develop vaccines for scores of deadly diseases, and improve educational and healthcare opportunities for millions of impoverished women and children."


Bill dan istrinya Melinda Gates telah menyumbangkan lebih dari separuh kekayaan mereka, US$ 29 Milyar dari US$ 58 Milyar total kekayaan mereka untuk membantu usaha-usaha kemanusiaan di seluruh dunia. Untuk menciptakan dunia baru yang lebih baik dan nyaman. Dan mereka sudah berencana untuk memberikan hampir seluruh kekayaan mereka nantinya. Sekarang hampir semua orang-orang terkaya Amerika telah mengikuti jejak mereka.

Bill Gates Philanthrophy Wikipedia.
29 Milyar Dollar = 260 Trilyun Rupiah!!!


Saturday, April 12, 2008

Going Green

"Green. It's the New Gold"
Earth Day, National Geographic Channel, 22 April.

Tuesday, March 18, 2008

Seorang gadis cilik yang tidak mau menyerah.

Perhatikan anak ini. Ia tiap pagi harus membantu orangtuanya berjualan makanan kecil di salahsatu sudut jalan di Damaskus. Barang dagangannya, ramainya orang lalu-lalang, dan kesulitan hidup keluarganya, seakan tidak mampu mematahkan semangatnya untuk belajar.



( Ini adalah “Challange”, peraih penghargaan “Best Photo For The Year 2007” dari Federation Of Arab News Agencies (FANA). Fotografernya adalah Waseem Kheir Beik. Anak ini sebenarnya tidak mau difoto dan selalu menutupi wajahnya saat diambil gambarnya. Fotografernya akhirnya berusaha memfoto anak ini dengan lensa dari jarak 30 meter).


Friday, February 15, 2008

....Life ?

What is The Meaning, of ... Life?

Go here only if you're ready.. 1

Sunday, December 23, 2007

What is a Man?




"Nemo vir est qui mundum non reddat meliorem"

What man is a man, who does not make the world better?

Monday, August 13, 2007

Saturday, August 11, 2007

Mattie Stepanek..



"When power leads man toward arrogance, poetry reminds him of his limitations. When power narrows the area of man's concern, poetry reminds him of the richness and diversity of existence. When power corrupts, poetry cleanses.."

John F. Kennedy



MATTIE STEPANEK mungkin adalah penulis puisi cilik paling terkenal di dunia. Percaya atau tidak, dia sudah menulis puisi sejak umur 3 tahun. Puisi-puisinya berkisah tentang dunia yang penuh keriangan khas anak-anak, tapi dengan kedewasaan seperti orang yang telah melalui banyak hal, dan mendapatkan pencerahan.

Mattie, menderita penyakit yang berat sejak kecil, penyakit degenerasi otot muscular dystrophy. Dan dia harus hidup di kursi roda dengan mesin penopang hidup, lengkap dengan tabung oksigennya. Hidup sepertinya tidak mudah bagi Mattie. Tapi Mattie adalah seorang anak yang istimewa. Mattie, hanya berpikir kebahagiaan. Inilah salahsatu puisinya yang telah didengar di seluruh dunia.

"For Our World"

We need to stop.
Just stop.
Stop for a moment
Before anybody
Says or does anything
That may hurt anyone else.

We need to be silent.
Just silent.
Silent for a moment
Before we forever lose
The blessing of songs
That grow in our hearts.

We need to notice.
Just notice.
Notice for a moment
Before the future slips away
Into ashes and dust of humility.

Stop, be silent, and notice
In so many ways, we are the same.
Our differences are unique treasures.
We have, we are, a mosaic of gifts
To nurture, to offer, to accept.

We need to be.
Just be.
Be for a moment
Kind and gentle, innocent and trusting,
Like children and lambs,
Never judging or vengeful
Like the judging and vengeful.

And now, let us pray,
Differently, yet together,
Before there is no earth, no life,
No chance, for peace.

September 12, 2001

Mattie telah tampil di Larry King Live, Oprah Show, dan puisinya menyentuh hati jutaan orang. Ia bersahabat dengan tokoh-tokoh pujaannya, seperti mantan presiden Jimmy Carter dan pelawak Jerry Lewis. Mattie akhirnya meninggal dunia di umur 13 tahun pada 22 Juni 2004.

Bagaimana seorang anak, yang sedang sakit sangat parah dan menunggu kematian, bisa tetap ceria memandang kehidupan, dan memberikan inspirasi pada banyak orang? Kenapa hidup dan mati, penyakit yang mematikan hanya menjadi masalah kecil?

Mungkin dia tahu Tuhan sudah menunggunya di surga, dan hidupnya yang singkat, seperti halnya hidup kita semua, menjadi kesempatannya yang luar biasa untuk memberikan sesuatu bagi orang lain. Menyebarkan kebahagiaan bagi dunia.

(dapatkan informasinya lebih banyak di : wikipedia, youtube video).

Hidup itu 'kompleks' dan 'berat', tapi..




Central Park, New York


"People are often unreasonable, illogical, and self-centered;
Forgive them anyway.

If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives;
Be kind anyway.

If you are successful, you will win some false friends and some true enemies;
Succeed anyway.

If you are honest and frank, people may cheat you;
Be honest and frank anyway.

What you spend years building, someone could destroy overnight;
Build anyway.

If you find serenity and happiness, they may be jealous;
Be happy anyway.

The good you do today, people will often forget tomorrow;
Do good anyway.

Give the world the best you have, and it may never be enough;
Give the world the best you've got anyway.

You see, in the final analysis,it is between you and God;
It was never between you and them anyway."


Dalam hidup kita yang lumayan singkat ini, kita berusaha untuk hidup dengan baik, menjadi baik.
Kita berjuang mencari kebahagiaan, hidup tanpa kesulitan, tanpa sakit hati.
Tapi hidup tidak selalu seperti yang kita impikan, dan kita berjuang mencari jawaban, mencari makna, mencari alasan, reasons.

Kita menjadi orang baik dan berharap semua orang akan baik kepada kita.
Kita berjuang mencari kesuksesan, prestasi diatas orang lain, dan berharap orang lain menghormati kita.
Kita mau menjadi orang kaya-raya, dengan harta berlimpah, berharap bisa membeli sedikit kebahagiaan dan mengenyahkan semua masalah dengannya.
Kita membeli barang-barang mahal, baju bagus, mobil yang lebih mahal, rumah megah, atau sekedar ponsel terbaru, laptop, sehingga orang lain tidak akan pernah merendahkan kita.
Kita ingin menjadi raja, mempunyai status terhormat, terkenal, membuat orang lain menghormat-hormati kita. Tapi seperti Anda lihat, hidup mereka mungkin lebih berat dari kita.

Manusia sangat kompleks, dunia sangat kompleks, and maybe the world is just a series of great chaos anyway. And we are mere human, dengan segala kekurangan dan kealpaannya. Kita bisa berusaha menjadi manusia yang baik, tapi siapa yang mampu mengendalikan dunia? Tapi mungkin itu sejatinya bukan masalah yang ‘besar-besar amat’.

Ketidakbahagiaan pastinya bisa dikurangi. Tuhan itu maha mengasihi manusia. Dan kalau dipikirkan, mungkin masalah kita adalah akibat perbuatan kita sendiri. Tapi kekurangan pun bisa diperbaiki, Tuhan, yang maha pengasih, telah memberikan kita pikiran, dan hati. Manusia bisa berubah, dan bisa lebih bahagia.

Manusia bisa mendapatkan cinta, dan bisa mendapatkan lebih banyak cinta. Cinta dari teman, sahabat, orangtua, pasangan hidup kita. Cinta membuat kebahagiaan berlipat ganda, dan kesedihan kita berkurang, bahkan hilang. Tapi cinta manusia juga tidak selalu sempurna. Kadang, tapi tidak selalu, cinta mengkhianati kita. Tapi kita bisa belajar, bisa bersabar, bisa selalu menjaga hati. Dan, nikmati saja hidup ini.

Dan akhirnya, hanya akan ada satu kepastian cinta. Cinta kepada Tuhan, cinta dari Tuhan. Tuhan adalah cinta yang pasti, yang saat kita mempersembahkan cinta kita, Dia akan membalasnya lebih besar. Yang saat kita membutuhkannya, Dia pasti akan selalu ada. Kadang kita tidak langsung melihatnya, tapi mungkin ada caranya mendengar bisikan lembut Tuhan, kita hanya perlu mempelajarinya, makin mendekatkan diri pada-Nya, mendengarkan-Nya dengan hati yang pasrah, bukan hanya dengan tubuh kita.




Seandainya hidup dan pikiran kita bisa begitu ‘terjerat’ dalam cinta kasih Tuhan yang damai dan sejuk, daripada dalam segala masalah dan luka hati kita..

Seandainya kita bisa merasakan kebahagiaan-kebahagiaan yang menyejukkan setiap kali kita berjumpa Tuhan..

Dan seandainya kita bisa melihat masalah hanya sebagai ujian-ujian kecil dari hidup kita yang singkat. Dan maka kebahagiaan sejati akan perlahan menjemput kita…

Dan ingatlah hidup itu memang begitu singkat, dan ujungnya hanya satu, kembali kepada cinta-Nya, di surga.




Kita, cinta, Tuhan, simpel, indah.












(mungkin kita perlu belajar ngaji lagi ya...or Sufism maybe? Rumi?).


Baca juga file “On Heroes…, Thomas Carlyle”, tentang ketegaran orang-orang besar dalam terus berjuang dan memperjuangkan umat manusia. Be with God, always, but never give up on humanity.