Showing posts with label Perjalanan Ke Bintang-bintang... Show all posts
Showing posts with label Perjalanan Ke Bintang-bintang... Show all posts
Thursday, July 26, 2012
TATA SURYA, Lukisan Terindah Mahakarya Licoti
Video yang mengagumkan ini juga bisa anda nikmati full screen, super High Definition di youtube. Selamat menikmati!
Friday, April 23, 2010
Friday, April 2, 2010
SEBUAH PLANET DENGAN LAUTAN LUAS, DARI INTAN CAIR!
Di suatu tempat di tata surya, sebuah planet raksasa yang besarnya 17 kali Bumi memiliki sesuatu yang sangat menakjubkan di permukaannya. Mungkin, lebih menakjubkan dari mineral Unobtainium yang ada di planet khayalan Pandora di film Avatar (James Cameron).
Planet itu adalah Neptunus. Akibat tekanan atmosfer di seluruh planetnya yang super tinggi, Neptunus bisa merubah mineral-mineral karbon yang banyak terdapat disana (sekitar 10%) menjadi sesuatu yang sangat didambakan di Bumi.

Di Neptunus, terdapat lautan-lautan yang terbentuk tidak dari air, tapi dari intan cair! Itulah yang dihasilkan dari tekanan super tinggi atmosfer planet itu. Dan disana, terapung gunung-gunung es, kecuali bahwa gunung esnya yang sangat besar, terbentuk dari bongkahan intan-intan raksasa!
Para peneliti di Planet Bumi (!) di Livermore National Laboratory dan Sandia National Laboratories Amerika, menyadari bahwa intan adalah benda terkeras yang tentu saja sulit dilelehkan. Bahkan, bila intan itu dilelehkan, maka intan itu akan berubah bentuk tidak lagi sebagai intan, tapi menjadi graphite.
Setelah melakukan berbagai penelitian, para ilmuwan bisa melelehkan intan menjadi cair dan mempertahankan bentuknya dengan cara memberikannya tekanan dan temperatur ekstrim mencapai 40.000.000 kali atmosfer Bumi, dengan menggunakan energi laser terkuat di dunia.
Ketika temperatur dan tekanannya diturunkan secara bertahap dari 40 juta ke 11 juta, bongkahan-bongkahan intan mulai bermunculan dan mengambang di atas intan cair tadi.
Nah sekarang bayangkan kalau di suatu masa nanti, umat manusia bisa pergi ke bintang-bintang dan singgah di Neptunus. Dan disana kita berdiri di pinggir lautan (dengan pakaian khusus tentu saja), lautan yang sangat luas, dan airnya adalah intan cair, dan di sana mengapung "gunung-gunung es" yang terbentuk dari intan-intan raksasa yang indah dan berkilauan.. What a sight!
Dari mana nih infonya? :
Planet itu adalah Neptunus. Akibat tekanan atmosfer di seluruh planetnya yang super tinggi, Neptunus bisa merubah mineral-mineral karbon yang banyak terdapat disana (sekitar 10%) menjadi sesuatu yang sangat didambakan di Bumi.

Di Neptunus, terdapat lautan-lautan yang terbentuk tidak dari air, tapi dari intan cair! Itulah yang dihasilkan dari tekanan super tinggi atmosfer planet itu. Dan disana, terapung gunung-gunung es, kecuali bahwa gunung esnya yang sangat besar, terbentuk dari bongkahan intan-intan raksasa!
Para peneliti di Planet Bumi (!) di Livermore National Laboratory dan Sandia National Laboratories Amerika, menyadari bahwa intan adalah benda terkeras yang tentu saja sulit dilelehkan. Bahkan, bila intan itu dilelehkan, maka intan itu akan berubah bentuk tidak lagi sebagai intan, tapi menjadi graphite.
Setelah melakukan berbagai penelitian, para ilmuwan bisa melelehkan intan menjadi cair dan mempertahankan bentuknya dengan cara memberikannya tekanan dan temperatur ekstrim mencapai 40.000.000 kali atmosfer Bumi, dengan menggunakan energi laser terkuat di dunia.
Ketika temperatur dan tekanannya diturunkan secara bertahap dari 40 juta ke 11 juta, bongkahan-bongkahan intan mulai bermunculan dan mengambang di atas intan cair tadi.
Nah sekarang bayangkan kalau di suatu masa nanti, umat manusia bisa pergi ke bintang-bintang dan singgah di Neptunus. Dan disana kita berdiri di pinggir lautan (dengan pakaian khusus tentu saja), lautan yang sangat luas, dan airnya adalah intan cair, dan di sana mengapung "gunung-gunung es" yang terbentuk dari intan-intan raksasa yang indah dan berkilauan.. What a sight!
Dari mana nih infonya? :
Diamond Oceans Possible on Uranus, Neptune, discovery.com
Friday, February 26, 2010
SUPER-NOVA !
Kepler Supernova, SN 1604
galaksi Bimasakti, 20.000 tahun cahaya dari Bumi
SUPER-NOVA!
Oleh Eko Laksono, Imperium III
Bintang-bintang raksasa di alam semesta, seperti Matahari kita, setiap detiknya mengeluarkan energi raksasa yang sama besarnya dengan seluruh energi yang digunakan manusia sepanjang sejarah Planet Bumi, 380 Milyar-milyar Mega-Watt. Setiap detik!
Tapi setelah bersinar milyaran tahun, energi/bahan bakar bintang raksasa itu yang berasal dari proses fusi nuklir bisa habis (Hidrogen, Helium, Carbon). Dan saat itu, sisa-sisa bahan bakar bintang itu akan kolaps karena gaya gravitasinya yang dahsyat, menyentuh inti nuklirnya, dan meledak sekaligus dalam ledakan maha-raksasa, yang jangkauannya bisa mencapai 10 Tahun Cahaya (light-years), dan sinarnya akan lebih menyilaukan dari Milyaran Matahari! Now that's a Super-Nova!
Tapi setelah bersinar milyaran tahun, energi/bahan bakar bintang raksasa itu yang berasal dari proses fusi nuklir bisa habis (Hidrogen, Helium, Carbon). Dan saat itu, sisa-sisa bahan bakar bintang itu akan kolaps karena gaya gravitasinya yang dahsyat, menyentuh inti nuklirnya, dan meledak sekaligus dalam ledakan maha-raksasa, yang jangkauannya bisa mencapai 10 Tahun Cahaya (light-years), dan sinarnya akan lebih menyilaukan dari Milyaran Matahari! Now that's a Super-Nova!
Sisa-sisa bintang itu akan kolaps menjadi material yang jauh lebih kecil dengan luas hanya beberapa kilometer tapi dengan kepadatan (densitas) yang sangat ekstrim. Ini adalah Neutron Star. Satu sendok teh material bintang neutron beratnya bisa mencapai seratus juta ton (bayangin kalau satu sendok makan!).
Selama Supernova bintang itu juga akan mengeluarkan semburan energi maha-dahsyat, Gamma-Ray Burst, yang energinya bisa jadi merupakan ledakan energi paling spektakuler di seluruh alam semesta. Ledakannya hanya berlangsung beberapa detik, tapi energinya sama dengan seluruh energi yang dikeluarkan Matahari selama 10 Milyar tahun!
Monday, February 22, 2010
Lapisan Luar Bintang Neutron, 10 Milyar Kali Lebih Keras dari Baja !

Benar-benar menakjubkan.
Para peneliti di Indiana University dan Los Alamos National Laboratory di New Mexico, Amerika, Mei 2009 lalu menganalisis bintang-bintang neutron, dan menemukan kesimpulan mengejutkan.
Lapisan luar bintang neutron, the crust, kerasnya ternyata setara dengan 10 Milyar (10.000.000.000) kali kekuatan besi baja! Ini adalah salahsatu material terkeras yang diketahui manusia yang ada di alam semesta. Mungkin yang belum kita ketahui ada yang jauh lebih keras lagi.
Apa itu bintang neutron ? Bintang neutron adalah bintang raksasa yang telah mati energi fusi nuklirnya, meledak dalam skala Supernovae, dan kolaps menjadi sebuah benda yang jauh lebih kecil, hanya beberapa puluh kilometer, dengan kepadatan yang ekstrim. Kepadatannya hanya bisa dikalahkan oleh Lubang Hitam (Black Hole). Seberapa kepadatannya? 1 sendok teh material bintang neutron, beratnya 100 juta ton! Bayangkan saja.
Manusia telah menemukan cara menciptakan fusi nuklir, energi yang membakar bintang-bintang raksasa di alam semesta. Mungkinkah manusia nantinya juga akan bisa menciptakan material super yang sekeras 10.000.000.000 baja ? Apa saja yang bisa dibuat dari itu? Sendok stainless steel yang tidak bisa bengkok? Kerangka bangunan super kokoh? Atau mungkin pesawat ruang angkasa yang tidak mempan ditabrak meteor? Apa lagi menurut Anda?
Me learn more please :
Star Crust Is Ten Billion Times Stronger Than Steel , National Geographic.
Star Crust 10 Billion Times Stronger Than Steel, Physicist Finds, Sciencedaily.
Neutron star crust is stronger than steel, MSNBC.
Sunday, January 24, 2010
Perjalanan ke Planet Mars
Menurut buku karya Robert Zubrin ini, selain karena Mars adalah planet terdekat yang memiliki banyak kesamaan dengan Bumi, adalah karena Mars sangat kaya mineral, terutama mineral berharga seperti perak dalam jumlah yang berlimpah. Kedua, Mars sangat kaya dengan Deuterium, bahan untuk energi fusi nuklir yang sangat langka dan mahal di Bumi.
Mars bisa menjadi sumber bisnis dan industrial yang sangat besar dan menguntungkan bagi bangsa manapun yang bisa mencapainya pertama kali.
Di tahun 2005, Para ilmuwan telah menemukan ladang es raksasa di kedua kutub Mars. Mereka juga percaya bahwa jutaan tahun yang lalu, Mars adalah planet yang sebagian besarnya terdiri dari air...
Dan NASA juga telah menyimpulkan pada Maret 2007, bahwa bila seluruh es yang ada di Mars dicairkan, maka air dari lelehan es itu akan menutupi seluruh Mars, sampai kedalaman 11 meter..
Jika disana dulu pernah ada air, maka ada kemungkinan, dulu juga pernah ada kehidupan di Mars..
Mars bisa menjadi sumber bisnis dan industrial yang sangat besar dan menguntungkan bagi bangsa manapun yang bisa mencapainya pertama kali.
Di tahun 2005, Para ilmuwan telah menemukan ladang es raksasa di kedua kutub Mars. Mereka juga percaya bahwa jutaan tahun yang lalu, Mars adalah planet yang sebagian besarnya terdiri dari air...
Dan NASA juga telah menyimpulkan pada Maret 2007, bahwa bila seluruh es yang ada di Mars dicairkan, maka air dari lelehan es itu akan menutupi seluruh Mars, sampai kedalaman 11 meter..
Jika disana dulu pernah ada air, maka ada kemungkinan, dulu juga pernah ada kehidupan di Mars..


Planet Mars, 9 Januari 2004, NASA's Mars Exploration Rover Spirit. Ini adalah foto dengan resolusi tertinggi daratan di Mars yang dikirim wahana NASA, Spirit Rover tahun 2004. Jarak Bumi dan Planet Mars adalah antara 55,7 juta km sampai 78 juta km jauhnya tergantung posisinya dalam mengelilingi Matahari.
Saturday, October 17, 2009
Jalan-jalan Malam Mingguan, Ke Luar Angkasa..
Keajaiban apa yang bisa kita lihat di ruang angkasa? Dan seberapa dekat kita dengan datangnya abad luar angkasa itu? Silakan menikmati video super menarik ini.
Tuesday, April 7, 2009
Pulsar PSR B1509-58
Subscribe to:
Posts (Atom)



