Showing posts with label Greatest Leaders on Earth. Show all posts
Showing posts with label Greatest Leaders on Earth. Show all posts

Thursday, April 15, 2010





George Bernard Shaw, Man and Superman, "The Revolusionist Handbook and Pocket Companion"..

"The reasonable man adapts himself to the world:
the unreasonable one persists in trying to adapt the world to himself.
Therefore all progress, depends on the unreasonable man".


ACT III

"A movement which is confined to philosophers and honest men can never exercise any real political influence: there are too few of them. Until a movement shows itself capable of spreading among brigands, it can never hope for a political majority", (Mendoza).


Friday, March 26, 2010

PIDATO OBAMA : President Obama on the Necessity of Science

Bagaimana Amerika akan merebut kembali keunggulannya dalam sains, teknologi, matematika, riset, pengembangan program luar angkasa, dan sistem pendidikan dalam era baru persaingan global?

Obama berpidato di depan National Academy of Sciences. Pidato yang visioner, sarat ilmu pengetahuan, dan penuh inspirasi. Perlu ditonton bagi anda para pemimpin Indonesia masa depan. Selamat menikmati.

Wednesday, September 30, 2009

Pidato Sukarno, Indonesia Mercusuar Dunia



“Kita sebagai bangsa yang baru lahir kembali, kita harus dengan cepat sekali, cepat, chek up mengejar kebelakangan kita ini! Mengejar disegala lapangan. Lapangan politik kita kejar, lapangan ekonomi kita kejar, lapangan ilmu pengetahuan kita kejar, agar supaya kita benar-benar didalam waktu yang singkat bisa bernama Bangsa Indonesia yang besar, yang pantas menjadi mercusuar daripada umat manusia di dunia!

Planetarium akan kita dirikan di Jakarta ini, di tempat ini, adalah planetarium yang terbesar di seluruh dunia … sehingga di bawah kubah itu bisa duduk orang. Lima ratus orang. Di lain-lain tempat cuma tiga ratusan saudara-saudara, ini Indonesia bukan main".

(Soekarno, 1964, saat pemancangan tiang pertama Planetarium Jakarta).

Wednesday, September 9, 2009

Pesan Presiden Obama Untuk Anak-Anak Sekolah Amerika, dan Cerita Sekolahnya di Indonesia

Ini adalah pidato kenegaraan Presiden Obama untuk anak-anak sekolah Amerika. Kenapa Obama melakukan ini? Karena masa depan bangsa, tidak cuma ditentukan oleh pejabat dan politisi, tapi juga oleh anak-anak di seluruh bangsanya yang terinspirasi untuk belajar lebih banyak. Kalau anak-anaknya menjadi cerdas, maka bangsanya akan menjadi kuat, itu saja. 18 Menit, dan dia bisa menginspirasi jutaan anak-anak untuk belajar. Hal yang sederhana, tapi sangat besar pengaruhnya. Ini namanya disebut, visi.

Monday, August 17, 2009

We were Once, A Great Nation


Presiden Sukarno bersama Presiden Amerika John F. Kennedy

Penyambutan khusus di Washington National Airport 1961.

Bersama pemimpin besar Kuba Fidel Castro, 1960.
Kebesaran nama Castro dan keberaniannya melawan Amerika tidak ada artinya apa-apa bila dibandingkan dengan kebesaran nama Sukarno di seluruh dunia.

Sukarno bersama pemimpin karismatis Sovyet, Nikita Khrushchev.
Khrushchev yang kalau berpidato selalu berapi-api hanya terdiam di belakang Sang Sukarno.

Dengan salahsatu pemimpin terbesar China, Chairman Mao, Mao Zedong.


Penyambutan Kenegaraan oleh Presiden Amerika Nixon.


Sukarno bersama Kaisar Hirohito dan Putra Mahkota Akihito di Imperial Palace Tokyo, 1958.
Dulu Jepang pernah menjajah Indonesia, tapi Indonesia lahir kembali menjadi bangsa yang jauh lebih besar dari kekaisaran Jepang.

Di depan Sidang umum PBB 30 September 1960.
Sukarno membacakan pidatonya yang legendaris dan menghantam segala bentuk imperialisme dan kolonialisme, "To Build the World A New". Sidang PBB ini bergemuruh dengan tepuk tangan dan sorak-sorai dari peserta.




Persidangan Landraad Bandung, Indonesia, 1930..
Revolusi besar Indonesia dimulai


"… maka rakyat kami (oleh kaum imperialis) dibikin rakyat yang ‘hidup kecil’ dan ‘nrima’, rendah pengetahuannya, lembek kemauannya, sedikit nafsu-nafsunya, padam kegagahannya, rakyat ‘kambing’ yang bodoh dan mati energinya.

Kami, kaum PNI, kami mencoba memberantas penyakit ini dengan mengadakan lebih banyak pendidikan rakyat, menyokong sekolah-sekolah rakyat, mengurangi buta huruf di kalangan rakyat.

Kami mencoba membangkit-bangkitkan dan membesar-besarkan kemauan rakyat akan nasib yang lebih memper-nasib manusia, menyalakan lebih banyak nafsu-nafsu di dalam kalbu rakyat. Kami berusaha menghidup-hidupkan lagi kegagahan rakyat, tenaga kemauan rakyat, energi rakyat sebagai sediakala, -rakyat yang kini ‘sudah mati kutunya itu’ …

Energi rakyat inilah salah satu urat saraf pembentukan kekuasaan kami, -salah satu urat saraf penolak daya imperialisme, tetapi terutama sekali ialah urat saraf pendorong rakyat ke depan."


Sukarno,"Indonesia Menggugat", 1930,
"Kontra Kemunduran, yakni Kontra Dekadensi Akal Budi."


Thursday, August 6, 2009

Presidential Guide To Science

Sebuah video untuk para calon presiden masa depan. Belajar bagaimana ilmu pengetahuan akan menentukan perkembangan dan keunggulan bangsa anda. Selamat menikmati.

Tuesday, March 24, 2009

KEPEMIMPINAN



Nothing in the world can take the place of persistence.

Talent will not,
nothing is more common than unsuccessful men with great talent.
Genius will not, unrewarded genius is almost a proverb.
Education will not, the world is full of educated derelicts.

Persistence, determination alone are omnipotent.



Warren Bennis
Warren Bennis and Burt Nanus (1997) "Leaders"

Friday, November 21, 2008

Krisis Ekonomi Global

Dunia sudah memasuki krisis ekonomi global. Puluhan juta orang akan kehilangan pekerjaannya di seluruh dunia.

Apa yang akan dilakukan presiden Amerika Barack Obama untuk mengatasi krisis ini?

Amerika dan dunia sudah seringkali mengalami krisis-krisis besar. Ini akan menjadi saat-saat yang berat. Tapi krisis, yang seberat apapun, ternyata selalu bisa diatasi.

Dan ini justru menjadi kesempatan besar buat kita semua, kesempatan besar untuk bangsa Indonesia, bagaimana membuat bangsa ini jauh lebih baik, jauh lebih kuat, efektif, dan lebih kompetitif di masa depan.

Selamat berjuang Indonesia!

Baca juga ini :
New York Times, "The New Deal Didn’t Always Work, Either".
Associated Press, "Obama aide promotes job plan"


Note :
Perhatikan pesan program ekonomi Obama ini. Simpel, bisa disampaikan dalam 2 menit, tajam, efektif, masuk akal, dan menimbulkan optimisme serta kepercayaan.

Friday, August 29, 2008

KEPEMIMPINAN




If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more,
You are a leader.

John Quincy Adams, Presiden ke 4 Amerika.

Wednesday, August 27, 2008

NAPOLEON


NAPOLEON, 15 Agustus 1769 – 5 Mei 1821.

"In Italy, I realized I was a superior being,
and conceived the ambition of performing great things."



Napoleon adalah salah satu jenderal terbesar dalam sejarah. Seorang genius, workaholic, tidur hanya 4 jam sehari, dan punya ambisi yang tak terbatas. Umur 16 tahun, ia sudah menjadi tentara Prancis berpangkat letnan.

Umur 24 ide geniusnya membuat Prancis berhasil mengusir armada Inggris dari Toulon. Umur 27 tahun, ia sudah jadi pemimpin dari seluruh pasukan Prancis di Italia. Dan di umurnya yang ke-30, Napoleon praktis sudah jadi penguasa tunggal di seluruh Prancis.

Dan dia lalu ingin menguasai seluruh Eropa, dan lalu, seluruh dunia..




The word ‘impossible’ is not in my dictionary

Imagination rules the world.

Genius is an infinite capacity for taking pains.

I love a brave soldier who has undergone the baptism of fire.

An army marches on its stomach.

A man will fight harder for his interests than for his rights.

There are only two forces in the world, the sword and the spirit.
In the long run the sword will always be conquered by the spirit.

All men are equal before God: wisdom, talents, and virtue,
are the only difference between them.

Great men are like meteors, which shine and consume themselves
to enlighten the earth.

To have a right estimate of a man’s character, we must see him in misfortune.

To do all that one is able to do, is to be a man;
to do all that one would like to do, is to be a god.

A leader is a dealer in hope.

He who is unmoved by tears has no heart.

Nothing is more difficult, and therefore more precious,
than to be able to decide.

In politics stupidity is not a handicap.

The act of policing is, in order to punish less often, to punish more severely.

The best cure for the body, is a quiet mind.

There is one kind of robber whom the law does not strike at,
and who steals what is most precious to men: Time.

Battle of the Nile, 1-2 Agustus 1798

Siapa sih, Napoleon?

Europe and the Superior Being: Napoleon
Napoleon, Emperor of France
Napoleon, About.com, European History
Napoleon, Wikipedia


Monday, July 28, 2008


Barack Obama, dan Oprah Winfrey,
semua bermula dari orang ini.

Thursday, January 3, 2008

Iklan Buat Para Calon Pemimpin Besar, Apple, THINK DIFFERENT


"Here’s to the crazy ones. The misfits. The rebels. The troublemakers. The round pegs in the square holes... "

Ini adalah salahsatu iklan terbaik di dunia dari Apple Corp. Tentang para jenius, pendobrak, para inovator terbesar yang pernah hidup. Dari Albert Einstein sampai Mahatma Gandhi, Bob Dylan sampai Buckminster Fuller.

Mereka adalah ”orang-orang gila” yang dengan gagah berani melawan status quo, dan akhirnya, merubah seluruh dunia..

Tuesday, August 21, 2007

On Heroes.., By Thomas Carlyle


“On Heroes, Hero-Worship and the Heroic in History”. Ini adalah buku yang menjadi pegangan salahsatu pemimpin terbesar yang pernah hidup di dunia, MAHATMA GANDHI. Buku ini sangat mempengaruhi jiwa dan perjuangan besarnya untuk India. Kutipan ini adalah tentang rahasia kekuatan besar pada tokoh-tokoh besar dunia..

“I say, this is yet the only true morality known. A man is right, and invincible, virtuous, and on the road towards sure conquest, precisely while he joins himself to the great deep Law of the World (God), in spite of all superficial laws, temporary appearances, profit-and-loss calculations; he is victorious while he co-operates with that great central Law, not victorious otherwise:

--and surely his first chance of co-operating with it, or getting into the course of it, is to know with his whole soul that it is; that it is good, and alone good! This is the soul of Islam; it is properly the soul of Christianity…Christianity also commands us, before all, to be resigned to God. We are to take no counsel with flesh and blood; give ear to no vain cavils, vain sorrows and wishes:

to know that we know nothing; that the worst and cruelest to our eyes is not what it seems; that we have to receive whatsoever befalls us as sent from God above, and say, It is good and wise, God is great! ‘Though He slay me, yet will I trust in Him.’ Islam means in its way Denial of Self, Annihilation of Self. This is yet, the highest Wisdom that Heaven has revealed to our Earth.”

“On Heroes, Hero-Worship and the Heroic in History”,
Thomas Carlyle, 1841. Lecture II, “The Hero as Prophet”.

Ini adalah buku tentang perjalanan heroik orang-orang besar yang merubah dunia. Dari Nabi Muhammad, Martin Luther, sampai Napoleon, bahkan Shakespeare dan Rousseau. Dapatkan kopi buku dahsyat ini gratis di Project Gutenberg.
(www.gutenberg.org).

Wednesday, August 15, 2007

Merubah Dunia, Dengan 27 Dollar


"I was teaching…and feeling helpless. I teach beautiful theories of economics, and people are going hungry. I said, 'Forget about those theories. I'm a human being, I can go and touch another person's life.'"

Muhammad Yunus, Peraih Nobel Perdamaian 2006.


Apa artinya menguasai teori-teori ekonomi yang hebat, kalau saudara-saudaranya tetap kelaparan? Prof. Muhammad Yunus dari Bangladesh merasa resah. Ia melihat orang-orang di kampungnya kesusahan. Mereka susah bekerja, sulit mendapatkan uang, dan mereka dijerat oleh rentenir. Anak-anaknya pun kebanyakan tidak bisa bersekolah. Hidup benar-benar sulit.

Muhammad Yunus tidak bermimpi untuk merubah dunia. Dia hanya merasakan kesulitan hidup mereka. Ia lalu mengajak mereka ngobrol. Tidak mengajari mereka, ia mendengarkan mereka. Mendengarkan dengan hatinya. Berapa hutang mereka, berapa yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Ia mendapat jawabannya. 27 dollar. Untuk warga sekampung, 42 orang. 27 dollar, yang ia langsung ambil dari dompetnya.

Hanya 27 dollar, dan orang-orang di kampung itu seperti mendapat keajaiban. Dengan 27 dollar itu beban berat yang mereka tanggung tiap hari seperti tiba-tiba diangkat. Mereka bebas dari rentenir. Bebas dari jeratan hutang yang mencekik mereka. "Muhammad Yunus telah menyelamatkan kita!". Mungkin itulah yang dirasakan para warga kampung itu. Sekarang mereka bisa hidup dengan lebih leluasa, mengembangkan usaha mereka, mendapatkan penghasilan yang lebih baik, dan menyekolahkan anak-anak mereka. Tidak perlu jaminan apapun untuk uang itu, bukan cuma karena jumlahnya kecil, tapi Muhammad Yunus telah memberikan keajaiban bagi hidup mereka, dan mereka akan melakukan apapun untuk mengembalikan uang itu. Uang yang dikembalikan berkembang dengan cepat. Ceritanya makin tersebar luas, dan makin luas, dan makin luas.

Sekarang dia dikenal di seluruh dunia, mengeluarkan pinjaman sampai 6 milyar dollar (!) lewat Grameen Bank, membantu 7 juta orang keluar dari jerat kemiskinan, menjadi tamu kehormatan para pemimpin dunia, berteman dengan Bono (U2) dan Oprah Winfrey. Hal-hal kecil, yang dimulai dari hati yang baik bisa berbuah keajaiban. Hal-hal kecil, bisa merubah dunia.


(Awas provokasi!)
Oke, dan bukankah seharusnya sebuah pemerintah yang memiliki uang ratusan trilyun bisa berbuat lebih baik? Pelajari lebih banyak lagi, micro-credit, social business, di : buku-buku, wikipedia, video youtube: Muhammad Yunus.


It's Not Just About the System, People!

Satu orang yang benar-benar peduli akan lebih bermanfaat dari kumpulan 1.000 orang pintar yang tidak terlalu peduli. Tapi Satu orang yang peduli, dan juga memiliki pengetahuan yang unggul, maka sesuatu yang besar pasti terjadi. Muhammad Yunus bukan seorang birokrat. Muhammad Yunus, adalah seorang aktivis, yang bergelar profesor. Ia adalah orang yang telah mengambil keputusan, “Saya tidak bisa diam saja melihat semua ini, dan saya akan melakukan sesuatu”.

Semua pemimpin terbesar dunia, seperti Nabi Muhammad, Gandhi, Sukarno-Hatta, adalah mereka yang mempunyai ilmu unggul dan terdorong untuk berbuat sesuatu. Orang-orang seperti ini tidak hanya akan berusaha, mereka akan berjuang habis-habisan, dan berkorban, dan membaktikan seluruh hidup mereka demi tercapainya tujuan mereka, mengangkat derajat hidup orang lain. Itulah keajaiban Muhammad Yunus. Kemarin Muhammad Yunus datang ke Indonesia (awal Agustus 2007). Dia seharusnya mendapat sambutan kenegaraan di bandara.



"The single-minded ones, the monomaniacs, are the only true achievers. Whenever anything is being accomplished, it is being done, I have learned, by a monomaniac with a mission."

Peter Drucker, 'Adventures of a Bystander',
monomaniacs, orang-orang yang telah mempunyai fokus hidup yang ekstrim.


"Nemo vir est qui mundum non reddat meliorem"
What man is a man, who does not make the world better?

Monday, August 6, 2007

Sukarno, dan Urat Saraf Pendorong Rakyat ke Depan






"… maka rakyat kami (oleh kaum imperialis) dibikin rakyat yang ‘hidup kecil’ dan ‘nrima’, rendah pengetahuannya, lembek kemauannya, sedikit nafsu-nafsunya, padam kegagahannya, rakyat ‘kambing’ yang bodoh dan mati energinya.

Kami, kaum PNI, kami mencoba memberantas penyakit ini dengan mengadakan lebih banyak pendidikan rakyat, menyokong sekolah-sekolah rakyat, mengurangi buta huruf di kalangan rakyat. Kami mencoba membangkit-bangkitkan dan membesar-besarkan kemauan rakyat akan nasib yang lebih memper-nasib manusia, menyalakan lebih banyak nafsu-nafsu di dalam kalbu rakyat. Kami berusaha menghidup-hidupkan lagi kegagahan rakyat, tenaga kemauan rakyat, energi rakyat sebagai sediakala, -rakyat yang kini ‘sudah mati kutunya itu’ …

Energi rakyat inilah salah satu urat saraf pembentukan kekuasaan kami, -salah satu urat saraf penolak daya imperialisme, tetapi terutama sekali ialah urat saraf pendorong rakyat ke depan."

Sukarno,"Indonesia Menggugat", 1930,
"Kontra Kemunduran, yakni Kontra Dekadensi Akal Budi."



Apakah Indonesia bangsa "kelas kambing"? Apakah Indonesia bangsa kuli? een natie van koelies, en een koeli onder de naties? Di suatu masa, Indonesia adalah bangsa yang dihormati seluruh dunia, ditakuti bahkan oleh bangsa-bangsa Superpowers. Kita adalah bangsa yang berdiri tegak sejajar dengan bangsa-bangsa terbesar di dunia. Mungkin yang kita perlu lakukan adalah kembali mempelajari sumber-sumber kekuatan Indonesia dulu. Mungkin kita akan menemukan kembali rahasianya. Mungkin.