Tuesday, March 24, 2009

KEPEMIMPINAN



Nothing in the world can take the place of persistence.

Talent will not,
nothing is more common than unsuccessful men with great talent.
Genius will not, unrewarded genius is almost a proverb.
Education will not, the world is full of educated derelicts.

Persistence, determination alone are omnipotent.



Warren Bennis
Warren Bennis and Burt Nanus (1997) "Leaders"

Friday, March 13, 2009

Jason Mraz, geek in the pink

I can save you from un-original dum-dum baby
Met weekend

Tuesday, March 10, 2009

Pesawat F-22 Raptor


Yuk kita lihat mbak-mbak sama mas-masnya yang lagi kerja di pabrik.
Pabrik F/A-22 Raptor.

Keywords :
Quality control, business process reengineering
business efficiency, business excellence, product excellence

Lihat juga, Pesawat-pesawat tercanggih generasi 4.5 dan 5

Monday, March 9, 2009

MENJELANG KEBANGKITAN INDONESIA, Kumpulan Artikel Terbaik Kompas


Menjelang Kebangkitan Indonesia, Jacob Oetama, Pendiri Kompas


Bagaimana seandainya?

Bagaimana seandainya banyak orang Indonesia, dan terutama kaum intelektual, ternyata sudah tahu bagaimana caranya Indonesia bisa bangkit? Tidak saja bangkit, tapi bangkit menjadi sebuah bangsa besar dan sangat unggul di dunia?

Mereka mempelajari bangsa-bangsa terbesar dalam sejarah manusia, dan mendapatkan Rahasianya. Rahasia menjadi bangsa terunggul di dunia. Apa rahasianya bangsa-bangsa maju? Kenapa mereka yang dulu tertinggal dan terbelakang, bisa berubah, dan menjadi bangsa terunggul di dunia? Apa yang terjadi? Apa yang dilakukan oleh para pemimpin mereka?

Anda, akan mendapatkan jawabannya dalam kumpulan tulisan-tulisan terbaik ini.


"Afhankelijkheid"
Kompas, Sabtu, 20 Desember 2008
Sri-Edi Swasono

Tentu menyedihkan saat beberapa pekan lalu saya memberi kuliah tamu di Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) Seoul. Saat itu seorang mahasiswa bertanya, ”Prof Ahn Young Ho 30 tahun lalu bilang kepada murid-muridnya di HUFS bahwa Indonesia amat berpotensi menjadi negara maju di Asia.

Kini Prof Koh Young Hun, salah satu murid Prof Ahn Young Ho 30 tahun lalu itu, mengatakan kepada kami hal serupa, Indonesia amat berpotensi menjadi negara maju. Mengapa berpotensi melulu, kapan majunya?”

(Untuk lanjutan selengkapnya, lihat link di bawah).


"Menjelang Kunjungan Hillary Clinton"
Selasa, 17 Februari 2009, 23:57 WIB
Abdillah Toha


Seberapa pentingkah Indonesia bagi AS? Pada November 2008, National Intelligence Council (NIC) AS merilis Global Trends 2025: ”A Transformed World”. Dokumen setebal 99 halaman yang bersifat unclassified itu menyebut potensi Indonesia untuk berperan penting pada dekade mendatang, masa-masa saat hegemoni AS dan Eropa menurun.

Signifikansi potensi Indonesia secara khusus dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan yang secara umum memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, seperti Singapura dan Malaysia. Singapura secara singkat disebut sebagai salah satu bentuk kapitalisme negara (state capitalism), sementara Malaysia dipandang sebagai negara yang produksi sumber daya alamnya kian menipis.


"Abad Pertarungan Talenta"
Sabtu, 27 Januari 2007
Siswono Yudo Husodo


Tahun 1943, PM Inggris Winston Churchill di Harvard University, AS, mengatakan, "The empires of the future will be empires of the mind. The battles of the future will be battles for talent" . The old battles for natural resources are still there, but they are being supplemented by new ones for talent; not just among companies, but also among countries (which fret about the "balance of brains").


"Indonesia dan Politik Waktu"
Jumat, 13 Februari 2009, 00:21 WIB
Oleh Geger Riyanto

Empat puluh dua tahun lalu, Richard Nixon sebagai Presiden AS dengan jelas mendefinisikan Indonesia: dengan 100 juta penduduk beserta jajaran pulau sepanjang 300 mil yang mengandung sumber daya alam paling kaya di kawasannya, Indonesia merupakan hadiah terbaik di Asia Tenggara. Indonesia adalah sebuah hadiah bagi kekuatan-kekuatan besar itu.


"Menembus Pandang ke Tahun 2030"
Rikard Bagun, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Umum Kompas
Jumat 19 Mei 2006

Tahun 1800, Amerika Serikat lebih miskin daripada Kuba dan Argentina, tetapi AS kini menjadi begitu kaya. Kenapa? Tahun 1960-an Jepang adalah negara miskin, dan barang-barang bikinannya sangat dihina. Namun, kini semua mengakui Jepang sebagai negara hebat. Mengapa?


"Kompetisi Menuju 2030"
Agnes Aristiarini
Jumat, 19 Mei 2006

Kamboja, misalnya, tahun 1200 termasuk negara terkaya. Demikian juga Peru dan Meksiko yang sangat mencengangkan pada tahun 1500, atau Lebanon yang makmur pada tahun 1960-an. Sekarang mereka termasuk negara yang kekurangan. Sebaliknya Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura yang dulu miskin kini menjadi negara kaya yang memengaruhi dunia. Mengapa?
Jawaban kedua persoalan itu ternyata sama..

Tim Olimpiade Fisika Indonesia, misalnya, dalam kurun waktu 12 tahun telah mengirim 70 siswa yang berasal dari berbagai daerah: dari Banda Aceh, Pematang Siantar, Magelang, Kediri, Gianyar, sampai Jayapura. Dari jumlah itu sudah diperoleh 22 medali emas, 11 perak, dan 34 perunggu.

Para pemenang Olimpiade Fisika ini kini tersebar di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia dan menunjukkan prestasi luar biasa. Ada yang PhD pada usia 23 tahun, lulus S1 pada usia 16 tahun, dan menjadi profesor usia 25 tahun. Semua itu menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang amat tinggi.


"Iptek, Politik, dan Politisi"
Rabu, 25 Februari 2009, 04:01 WIB
Ninok Leksono

”Hanya ilmu pengetahuan sajalah yang dapat memecahkan masalah-masalah kelaparan dan kemiskinan, insanitasi dan buta aksara, takhayul dan hilangnya adat istiadat, habisnya sumber daya, atau sebuah negeri kaya yang didiami oleh penduduk miskin…. Siapakah sesungguhnya yang sanggup mengabaikan iptek sekarang ini? Pada setiap kesempatan kita pasti membutuhkan bantuannya.... Masa depan ditentukan oleh iptek dan orang-orang yang bersahabat dengannya.
(Jawaharlal Nehru, dikutip dari ”India Perspectives”, 8/2008)

Ketika era semakin sarat diwarnai pemanfaatan iptek, tiadanya visi iptek di kalangan elite tak jarang lalu membuat bangsa kedodoran ketika menghadapi berbagai fenomena perubahan alam, kemajuan iptek, juga impitan krisis ekonomi. Hal itu masuk akal karena sendi-sendi kehidupan berbangsa—yang salah satu fundamentalnya adalah iptek—amat rapuh di sini. Salah satu indikator yang sering disebut-sebut adalah rendahnya anggaran iptek yang kurang dari 0,5 persen produk domestik bruto. Sementara negara yang berambisi menjadi negara maju, seperti China, terus menaikkan anggaran ipteknya.


"Budaya Unggul dan Investasi SDM"
SURYOPRATOMO

Rosihan Anwar menunjuk India sebagai contoh. ”Lima puluh tahun lalu ketika India memutuskan untuk fokus pada human investment, banyak negara yang mencemooh. Untuk apa melahirkan banyak doktor, sarjana di bidang keuangan dan bidang sains, kalau negaranya tetap miskin,” kata Rosihan.

Cemoohan itu, menurut Rosihan, wajar muncul karena kaum intelektual India itu tidak mendapatkan tempat di negerinya. Bangsa India justru berdiaspora, bertebaran di banyak negara, bekerja di negeri orang.

”Ketika jumlahya masih terbatas dan lapangan kerja di dalam negerinya masih terbatas, orang India yang pintar-pintar terpaksa pergi ke Amerika, ke Inggris, ke Australia untuk bekerja. Tetapi ketika critical mass-nya tercipta, India bisa membangun negaranya sendiri,” kata wartawan senior itu.


"Revolusi Pengetahuan, Kemiskinan, dan Politik"
Jumat, 27 Februari 2009, 00:34 WIB
ARY MOCHTAR PEDJU, Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Anggota Dewan Pendidikan Tinggi Depdiknas.

”Deng Xiao Ping and his allies identified technological progress as key to modernization, a ticket to military power and to economic growth and prosperity” (Oded Shenkar, The Chinese Century, Wharton School Publishing, 2006).

Tulisan ”Iptek, Politik, dan Politisi” (Ninok Leksono, Kompas, 25/2) amat mengena bila diperhatikan program-program dan iklan parpol/politisi di TV dan media lain yang tak pernah menyinggung topik iptek. Acara-acara itu mengesankan ilmu pengetahuan dan teknologi tak terkait masalah-masalah kemiskinan, ledakan penduduk, kesehatan, energi, lingkungan yang rusak, pemanasan bumi, jender, bahkan politik!


"Indonesia Unggul, Mungkinkah?"
Jansen H Sinamo
Sabtu, 10 Desember 2005

Jadi, tak ada keunggulan jika orang pekak terhadap panggilan Suara Tuhan, Suara Rakyat, atau Suara Ibu Pertiwi. Menjadi tegas pula, fondasi segala prestasi-keunggulan-keakbaran adalah spiritualitas: nurani yang jernih, hati bening, akal budi yang cerah.

Korea Selatan pernah luluh lantak seusai Perang Korea, kini tampil gagah di serambi depan bangsa-bangsa maju. Apa rahasianya? Samuel Huntington dalam Culture Matters (2000) memberi jawaban tegas: ..


"Sains, dan Pendidikan China Vs Kita"
Ary Mochtar Pedju
Kompas 24 November 2005

”Since 1978, China has been the world's most successful economy…. The engines of growth are still running strong…. The basic reason for the growth is specifically adopting the technologies of the leading innovating countries” (Jeffrey Sachs, The End of Poverty, 2005).

Pada dasarnya Sachs kagum dengan pembangunan di China yang dalam 20 tahun dapat mengurangi kemiskinan penduduknya lebih dari satu miliar, dari 64 persen (1981) menjadi 17 persen (2001).


"Indonesia, Korsel, dan Visi 2030"
Syamsul Hadi Direktur Eksekutif Centre for International Relations Studies (CIReS) FISIP-UI. Kamis 3 Mei 2007.

Keberhasilan Korsel untuk menjadi anggota OECD pada tahun 1996 merupakan pengakuan keberhasilan pembangunan negeri itu, yang mendudukkannya sejajar dengan negara-negara yang lebih dulu maju. Indonesia maupun Korsel sama-sama merdeka seusai Perang Dunia II. Memiliki kekayaan alam yang minim dibandingkan dengan Indonesia, infrastruktur ekonomi warisan Jepang di Korsel bahkan hancur akibat Perang Korea 1952-1954. Mirip Indonesia, Korsel baru berkonsentrasi pada pembangunan ekonomi sejak tahun 1960-an saat Jenderal Park Chung-hee duduk di tampuk kekuasaan.


"Dana Minim, Unggul di TI"
SMA Plus PGRI Cibinong
Kompas, Rabu 6 September 2006

Sejak 2002, SMA PGRI Cibinong memberlakukan metode pembelajaran kuantum, pembelajaran yang menyenangkan dan menempatkan murid sebagai pusat dalam proses pembelajaran. Siswa diberi ruang bebas berekspresi, diberi kesempatan untuk menyatakan pendapat seluas-luasnya, dan ceramah guru dibatasi.

"Mengubah guru bukan perkara yang gampang. Tiga bulan pertama kami menghadapi tantangan yang luar biasa," kata Basyarudin.

Ruang kelas yang kaku tidak ada lagi. Dinding-dinding kelas dilukis dengan gambar-gambar pemandangan. Bangku dan meja kursi biasa digeser ke sana kemari untuk diskusi. Bangku- bangku beton di bawah pepohonan pun menjadi tempat belajar. Bahkan kantin sekolah juga sering dipakai untuk belajar dan diskusi kelompok.


"Rahasia Sekolah Bermutu, Murah, dan Menyenangkan"
SMP Alternatif Qaryah Thayyibah
Kompas Rabu, 23 Maret 2005

BILA pada umumnya anak-anak merasa bergembira bila sekolah libur atau pulang lebih awal, siswa SMP Alternatif Qaryah Thayyibah di Desa Kalibening, Salatiga, Jawa Tengah, justru paling susah bila disuruh pulang dari sekolah. Padahal, jam belajar di SMP Alternatif Qaryah Thayyibah lebih panjang dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain.

MASUK enam hari dalam seminggu, sekolah itu dimulai pada pukul 06.00 dan baru berakhir pada pukul 13.30. Jam belajar di sekolah yang cukup panjang itu rupanya belum cukup memuaskan bagi murid-murid sekolah itu.


"Kaum Cerdik Pandai, antara Ilmu dan 'Ngelmu'"
Senin, 14 Juli 2008, 01:28 WIB
Oleh Rikard Bagun

Ibarat burung malam minerva, yang dijadikan simbol kebajikan dalam mitologi Yunani karena ketajaman indra penglihatannya menembus pekatnya kegelapan malam, kaum intelektual dengan ketajaman visinya dituntut menjadi sumber pencerahan di kegelapan zaman.


"Resolusi"
L. Wilardjo, Guru Besar Fisika UK Satya Wacana
Kompas, 2 Januari 2006.

Dengan semangat bushido dan tekat samurainya, bangsa Jepang menggarap Restorasi Meiji yang dicanangkan di masa bertakhtanya Kaisar Matsuhito.

Jepang tak mau kalah maju dengan Barat. Segala daya dan dana dikerahkan untuk menimba iptek dari Eropa. Dari sebuah negara tertutup yang diwarnai persaingan berdarah di antara para shogun penguasa perang (warlords) yang dijumpai Komodor Perry di dasawarsa awal, abad ke-19, Jepang muncul sebagai negara modern yang sejajar dengan negara-negara Barat yang maju.



Dana Minim, Unggul di TI, SMA Plus PGRI Cibinong (2-habis)
Rahasia Sekolah Bermutu, Murah, dan Menyenangkan, SMP Alternatif
Qaryah Thayyibah
Resolusi, L. Wilardjo

Saturday, March 7, 2009

THE WATCHMEN


The Watchmen
"Quis custodiet ipsos custodes?" (Who watch the watchmen?)


Kayaknya film bagus banget nih. Sudah main di Amerika. Sebelum nonton lihat reviewnya dulu.

Mick LaSalle, Chronicle Movie Critic, * * * *
Director Zack Snyder is beginning to look like the best thing to happen to the action movie in this decade. His new picture, "Watchmen," achieved a psychological sophistication that "The Dark Knight" aimed for but didn't quite reach.

Kyle Smith, New York Post, * * * *
WATCH IT! DARK COMIC IS THRILLINGLY SOPHISTICATED.
Despite the burden of a story in which "it's too late, always has been, always will be," "Watchmen" levitates with a prophetic fury worthy of the Jimi Hendrix cover of "All Along the Watchtower" that blasts over a key scene. Other fantasy movies are playing checkers. This one plays chess, with grandmaster panache.

Roger Ebert, Chicago Suntimes, * * * *
The film is rich enough to be seen more than once.
That level of symbolism is coiling away beneath all superheroes. What appeals with Batman is his humanity; despite his skills, he is not supernormal. “Watchmen” brings surprising conviction to these characters as flawed and minor gods.


Thursday, March 5, 2009



Intan Termahal di Dunia


Wittelsbach Diamond, Desember 2008


Inilah Wittelsbach Diamond,

intan termahal dalam sejarah dunia. Pada Desember 2008 batu ini terjual dengan harga US$ 23.4 Juta di Christie's London, menjadikannya berlian termahal di dunia.

Total karatnya memang benar-benar istimewa, 35 karat, dan warnanya biru keabu-abuan. Intan sangat bersejarah ini telah dimiliki raja Spanyol Philip IV sejak tahun 1664, masa dimana kerajaan Spanyol menguasai dunia.

Intan yang sempurna dinilai berdasarkan 4C : Carat, Clarity, Color, Cut. Nama Inggris intan, Diamond, berasal dari bahasa Yunani, Adamas, yang artinya tidak dapat dihancurkan, karena kekerasannya yang sempurna.

Intan dianggap sebagai material terkeras di dunia, dengan skala kekerasan Mohs 10, alias sempurna. Jadi tidak ada material yang lebih keras di dunia daripada intan.

Or is it?

Well, para ilmuwan telah lama menemukan material yang 58% lebih keras dari intan. Material super bernama mineral Lonsdaleite. Material ini bisa terbentuk alami maupun dibuat di laboratorium khusus.

Di alam, material super keras ini terbentuk akibat tumbukan meteor yang dahsyat yang jatuh ke bumi seperti di Antartika, Meteor Crater di Arizona dan lokasi kejatuhan meteor raksasa di Tunguska Rusia.

Dan pada Februari 2009 ini, para ilmuwan dari Universitas Nevada dan Universitas Shanghai berhasil menciptakan material Lonsdaleite yang mencapai 80% lebih keras dari intan.



Tunguska Event, Wikipedia

Sunday, March 1, 2009

Animasi Binatang-binatang di Mars


Benar-benar sebuah video yang misterius dan imajinatif

Wednesday, February 25, 2009

DUBAI, Keajaiban Kota Masa Depan


Panorama Dubai di waktu malam

Burj al-Arab, Hotel termewah di dunia berkelas 7 bintang

Pintu masuk Burj Al-Arab

Kehidupan malam Dubai

Burj Dubai, pencakar langit tertinggi dalam sejarah manusia
Tingginya nyaris 2 kali lipat Empire State Building di New York

Burj Dubai akan mencapai ketinggian 818 m, hampir 1 kilometer


Cahaya Burj Dubai di kejauhan

Hotel Jumeirah Beach, yang berseberangan dengan Burj Al-Arab

Jumeirah Beach di waktu malam

Palm Jumeirah, Proyek pulau buatan raksasa terbesar di dunia

Panorama yang spektakuler dari Palm Island

Hotel Atlantis, terletak di pulau buatan Palm Jumeirah
2
Banyak kegiatan menyenangkan bisa dilakukan di pulau ini

Pusat pulau Palm Jumeirah, Palm Mall

Tuesday, February 24, 2009

10 TEKNOLOGI MASA DEPAN


10 Teknologi Masa Depan, 24 Februari 2009


"Any sufficiently advanced technology is indistinguishable
from magic"
Arthur C. Clarke

Manusia akan segera memasuki masa depan.
Teknologi bergerak sedemikian cepatnya sehingga dalam waktu tidak lama lagi seluruh dunia akan berubah besar-besaran. Teknologi-teknologi baru yang sedang dikembangkan benar-benar revolusioner, hal-hal yang nyaris tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh para ilmuwan dan hanya ada dalam khayalan-khayalan manusia.

Di suatu hari nanti, manusia mungkin bisa hidup ratusan tahun tanpa mengenal penyakit, memiliki kecerdasan yang genius, dan pergi bertamasya ke luar angkasa.

Ini adalah beberapa teknologi revolusioner yang diperkirakan akan merubah seluruh dunia :
1. Mesin-mesin Cerdas Seukuran Atom, Nanoteknologi
2. Zaman Manusia-manusia Super, Rekayasa Genetika
3. Energi terdahsyat di Alam Semesta, Fusi Nuklir
4. Regenerasi Wolverine, Stem Cell
5. Komputer Kuantum
6. Baju Menghilang Harry Potter, Metamaterial
7. Space Elevator, Tangga Menuju Bintang-bintang
8. Scramjet
9. Hidup Ratusan Tahun, Resveratrol.
10. Penyatuan Manusia dan Mesin, Singularitas.

1. Mesin-mesin Cerdas Seukuran Atom, Nanoteknologi

“Coal and diamonds, sand and computer chips, cancer and healthy tissue: throughout history, variations in the arrangement of atoms have distinguished the cheap from the cherished, the diseased from the healthy. Arranged one way, atoms make up soil, air, and water. Arranged another, they make up ripe strawberries. Arranged one way, they make up homes and fresh air; arranged another, they make up ash and smoke”.
Eric Drexler, Engines of Creation

Nanoteknologi adalah segala teknologi masa depan yang memungkinan manusia memanipulasi partikel-partikel super kecil yang besarnya nyaris seukuran atom! Nanometer sendiri adalah ukuran 1/semilyar meter, atau nyaris ketebalan rambut dibelah 50.000. Itulah kedahsyatan teknologi nano.

Tujuannya adalah menciptakan material-material baru masa depan, bahkan mesin-mesin dan robot-robot seukuran partikel. Material-material itu akan bisa lebih kuat dari intan, super ringan, tahan panas dan dingin dengan skala yang ekstrim, mampu menghantarkan listrik lebih baik, lebih tahan lama, ramah lingkungan dan seterusnya.

Kemungkinan aplikasinya benar-benar dahsyat dan akan merubah seluruh dunia. Bayangkan bila kita bisa menciptakan berbagai material baru yang lebih keras dari intan, dan jauh lebih ringan dari baja. (Carbon nanotubes, sp2 bond). Kita bisa menciptakan kerangka super kuat untuk mobil, pesawat terbang, atau bangunan dan jembatan. Dengan bobotnya yang lebih ringan, semua mobil dan pesawat juga akan lebih hemat energi.

Kita bisa menciptakan baju anti kusut dan tahan noda. Kita juga bisa menciptakan robot berukuran bakteria, nanobots, dan memasukanya ke dalam tubuh manusia. Fungsinya bisa dari menyembuhkan penyakit, menghancurkan sel-sel kanker, bahkan memperkuat tubuh manusia (Feynman, ”Swallowing the Doctor”). Nanobots ataupun nanoparticles bahkan nantinya diperkirakan juga akan bisa kembali menutup lubang ozon.

Dengan komponen seukuran nano, kita bisa membuat supercomputer sebesar kotak korek api, dan media penyimpanan data yang menyimpan jutaan gigabyte informasi tentang umat manusia dan seluruh alam semesta, sebesar seujung kuku.

Bagaimana teknologi ini bisa dilakukan? Karena mikroskop super-canggih yang dapat melihat atom sudah ada sejak 1981, Scanning Tunneling Microscope (STM), dan Atomic Force Microscope (AFM, 1986).

2. Era Manusia-manusia Super, Rekayasa Genetika


“Human genetic engineering has the potential to change human beings' appearance, adaptability, intelligence, character, and behaviour. It may potentially be used in creating more dramatic changes in humans”.
Wikipedia Genetic Engineering.

Manusia telah berhasil memetakan gennya dalam proyek raksasa “The Human Genome Project”. Dengan data ini manusia mempunyai peta informasi untuk mengeksplorasi fungsi dan potensi dari tiap gen dalam tubuh manusia. Mulai dari gen yang menentukan bentuk fisik manusia, gen penyebab kanker, gen yang membentuk ingatan, gen yang menciptakan kecerdasan, bahkan gen khusus yang mengatur proses penuaan.

Ini nantinya akan memungkinkan dilakukannya rekayasa genetika untuk menciptakan manusia-manusia masa depan yang sangat unggul. Manusia dengan kesehatan sempurna, terbebas dari penyakit, berumur lebih dari 100 tahun dan mempunyai kecerdasan mendekati genius.

Bayangkan bila manusia menemukan gen spesial yang membuat Einstein menjadi genius. Lalu gen itu bisa ditransfer ke seluruh umat manusia. Atau keunggulan fisik David Beckham, atau bahkan kharisma John F. Kennedy.

Tapi rekayasa genetika tidak hanya untuk manusia, tapi juga bisa untuk tumbuhan dan hewan ternak. Rekayasa genetika bisa menciptakan padi dan gandum jenis baru dengan hasil panen yang berkali-kali lipat. Kita juga bisa menciptakan daging sapi yang lebih empuk dan gurih. Kita bahkan juga bisa menciptakan tanaman dan hewan konsumsi dengan nilai gizi yang unggul.


3. Energi Terdahsyat di seluruh Alam Semesta, The Power of the Stars

“What would fusion mean? Endless, cheap energy. Amazing Star Trek, space travel possibilities. Fame, fortune, and undoubtedly a Nobel or two for the lucky scientist”.

The Observer, Desember 2000

Matahari, setiap detiknya, mengeluarkan energi sebesar seluruh energi yang digunakan seluruh umat manusia sepanjang sejarahnya. Energi plasma hidrogen raksasa sebesar 380 Milyar-milyar Mega-Watt (380^26 MW), per detiknya. Inilah energi yang dikenal sebagai energi Fusi Nuklir (Nuclear Fusion), The power of the Sun. Dan para ilmuwan dunia sedang berusaha mendapatkannya.

Dan ini adalah energi yang membuat bintang-bintang raksasa di alam semesta terbakar selama milyaran tahun. Energi terdahsyat, di seluruh alam semesta.

Sebuah percobaan besar sedang dilakukan di kota kecil Cadarache di ujung selatan Perancis dalam sebuah proyek bernama ITER. Disini atom Deuterium dan Tritium dilebur dengan panas mencapai 150 juta derajat Celcius, nyaris 10 kali panas inti Matahari. Wadah peleburannya dilindungi oleh medan magnet Tokamak sehingga tidak meleleh.

Hebatnya adalah bahwa Deuterium bisa dihasilkan dari air laut biasa, dan Tritium dibentuk dari Lithium yang bisa didapat dari batu alam. Energi terdahsyat di seluruh alam semesta dari Air dan Batu alam.

Kalau para ilmuwan ini berhasil menciptakannya, maka seluruh dunia akan mempunyai sumber energi baru yang dahsyat menggantikan minyak bumi. Energi ini akan begitu besar dan efisien, tidak terbatas, sangat murah, serta ramah lingkungan.

(Note : penggunaan nanoteknologi dalam sel photovoltaic tenaga surya, nanocrystal, juga dikatakan memiliki potensi energi super besar yang mampu menggantikan minyak bumi).

4. Regenerasi Wolverine, Stem Cell

Bayangkan bila penyakit jantung dan diabetes bisa disembuhkan secara sempurna, orang lumpuh bisa berjalan, dan orang buta, bisa melihat kembali.

Anda pernah melihat seekor cecak, yang bisa menumbuhkan kembali ekornya yang putus dengan sempurna? Atau jika anda penggemar komik ”X-Men”, anda pasti tahu tokoh superhero bernama Wolverine. Saat tubuhnya tertusuk pisau atau tertembus peluru, dia dapat menyembuhkan lukanya dengan nyaris seketika. Ia dapat meregenerasi seluruh sel-sel tubuhnya dengan sempurna, secara instan.

Tapi itu cuma khayalan. Ada sejenis cacing bernama “planarian worm”, yang banyak hidup di laut maupun sungai, yang mampu menumbuhkan ulang bahkan nyaris seluruh tubuhnya.

Planaria, terutama spesies Schmidtea mediterranea, mampu meregenerasi utuh tubuhnya, bahkan bila tinggal sepotong kecil saja tubuhnya yang tersisa, sampai 1/300 bagian. Dan bila kepalanya dihilangkanpun, dia akan menumbuhkan kembali kepalanya dengan sempurna.

Bagaimana jika manusia bisa melakukan itu nantinya? Jika kita dapat secara langsung mengganti semua sel-sel tubuh kita yang rusak dengan sempurna dan tanpa cacat. Para ilmuwan telah nyaris mencapai keajaiban itu. Teknologi biologi molekular bernama Stem Cell, atau Sel Induk. Ini adalah sel paling dasar dari tubuh manusia, yang bisa berubah, atau dirubah, menjadi sel atau organ apapun di tubuh manusia.

Bila anda memiliki penyakit jantung, maka sel jantung itu bisa diganti dengan stem sel dan jantung anda akan berfungsi normal kembali. Bila anda mengalami kebutaan, sel retina anda bisa diganti dengan sel baru dari sel induk dan anda akan bisa melihat kembali.

Jika anda menderita penyakit yang berhubungan dengan fungsi otak seperti stroke, alzheimer atau parkinson, maka sel otak anda yang rusak, bahkan jaringan pusat otak cerebral cortex, bisa diganti dengan stem cell. Dan kalau anda menderita diabetes, maka stem cell akan menyelamatkan anda dengan meregenerasi sel pankreas penghasil hormon insulin.

Stem Cell benar-benar membawa revolusi besar dalam kesehatan umat manusia.

5. Komputer Kuantum


Bayangkan sebuah komputer masa depan, yang kecepatannya ribuan kali lebih cepat dari supercomputer tercepat sekarang. Ribuan kali lebih cepat dan efisien dari IBM ”Roadrunner” di Los Alamos yang kecepatannya mencapai 1.7 petaflops (1 petaflop = 10^15 operasi per detik).

Inilah kedahsyatan komputer kuantum. Komputer ini begitu dahsyat karena diciptakan memakai fenomena keajaiban dunia kuantum, Superposition dan Quantum Entanglement.

Dalam pemecahan kode misalnya (kriptografi), untuk memecahkan kode yang digitnya sampai 140, komputer biasa akan memerlukan waktu milyaran tahun untuk memecahkannya. Tapi dengan komputer kuantum, ini bisa dipecahkan hanya dalam waktu beberapa puluh menit saja.

Dengan komputer ini manusia juga akan bisa memprediksikan cuaca di bumi dan gejala-gejala alam lain yang sangat kompleks dengan sangat akurat berbulan-bulan sebelumnya, seperti gempa bumi dan tornado. Dan tentu saja ini akan makin merevolusikan lagi kecepatan pengembangan seluruh teknologi canggih yang ada sekarang.

6. Jubah Menghilang Harry Potter, Metamaterial

“The announcement last November of an "invisibility shield," created by David R. Smith of Duke University and colleagues, inevitably set the media buzzing with talk of H. G. Wells's invisible man and Star Trek's Romulans”.
MIT Technology Review

Hanya beberapa tahun yang lalu, seluruh ilmuwan ternama dunia masih yakin bahwa tidak ada satupun material di dunia ini yang bisa membuat manusia menghilang. Itu benar-benar tidak mungkin, karena itu melanggar semua hukum alam yang diketahui manusia. Tapi mereka semua salah..

Metamaterial, menjadi salahsatu bahan yang ramai dibicarakan. Bahan ini bisa membuat sesuatu, menjadi tidak terlihat. Sebuah baju yang menggunakan teknologi ini bisa membuat pemakainya ”menghilang”, seperti jubah ajaib dalam ”Harry Potter”.

Sebuah pesawat tempur dengan bahan metamaterial akan jadi tidak terlihat, bukan sekedar tidak terlihat radar seperti teknologi ”Stealth”, tapi benar-benar tidak terlihat mata seperti alat cloaking device dalam Star Trek.

Ini bisa dilakukan misalnya dengan menciptakan material artifisial yang mampu membelokkan radiasi elektromagnetik, demikian pula dengan cahaya, yang pada dasarnya adalah radiasi elektromagnetik. Bahannya bisa seperti timah dan plastik yang diatur dalam struktur pola tertentu.

Metamaterial akan membelokkan cahaya, mengelilingi obyek yang diselimutinya dan berkumpul kembali di ujungnya, seperti air sungai mengelilingi sebuah batu. Dalam penelitian terakhir di Perdue University mereka menggunakan jarum-jarum khusus yang akan membelokkan cahaya melampaui obyek yang diselubungi sementara obyek di belakangnya akan terlihat.

Material ini sedang diteliti di seluruh dunia termasuk di MIT, University of California Berkeley, Duke University, dan Caltech di LA.

7. Space Elevator, Tangga Menuju Bintang-bintang

Space elevator atau Tangga Luar angkasa adalah seperti lift yang sangat tinggi dari bumi menuju ke orbit bumi di luar angkasa, 35.000 kilometer tingginya. Dengan lift ini perjalanan ke orbit bumi akan menjadi lebih mudah, dan murah.

Banyak orang berharap, bahwa program ruang angkasa yang tadinya berhenti sampai di bulan karena sangat mahal, akan bisa dimulai lagi. Dan mungkin impian manusia untuk pergi ke Mars, akan terwujud.

Lift ini awalnya hanya berupa khayalan, tapi ternyata dengan ditemukannya sebuah teknologi baru, hal ini menjadi sangat memungkinkan diwujudkan. Teknologi itu adalah Carbon nanotube, material baru yang dikatakan lebih kuat dari intan dan lebih ringan dari baja.

Hal ini nantinya akan memungkinkan dimulainya era baru dalam penjelahajan ruang angkasa.

8. Memasuki Era Hiper-Sonik, Scramjet

Scramjet akan menjadi salahsatu revolusi terbesar dalam sejarah transportasi dunia. Pesawat tempur tercanggih di dunia sekarang, F/A-22 Raptor milik Amerika berkecepatan maksimal Mach 2, atau 2 kali kecepatan suara. Pesawat penumpang Scramjet, akan membawa anda terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara, Mach 10.

Penerbangan dari New York ke Tokyo yang sekarang ditempuh dalam waktu 18 jam yang panjang dan melelahkan, akan ditempuh Scramjet, hanya dalam 120 menit.

Scramjet tidak perlu memakai bahan bakar roket biasa yang mahal dan berat, bahan bakarnya menggunakan hidrogen cair yang dicampur penyedotan oksigen langsung dari atmosfer (air-breathing scramjet engine). Pembakaran hidrogen dan oksigen pada kecepatan supersonik inilah yang akan mengakselerasikan kecepatannya.

Ini akan membuat penerbangan dari satu tempat ke tempat lain di seluruh dunia menjadi super cepat.

9. Fountain Of Youth, Resveratrol

Mungkin, nantinya kita bisa menemukan sesuatu yang memungkinkan kita hidup ratusan tahun. Tapi para ilmuwan mungkin telah menemukannya, sesuatu yang dinamakan “Sirtuin”, Silent Information Regulator 2 (Sir2) proteins dan resveratrol, zat antioxidan yang ternyata banyak ditemukan dalam buah anggur merah (Jadi sering-seringlah makan buah anggur.)

Tapi para ilmuwan juga telah menciptakan sesuatu yang bahkan lebih kuat dari resveratrol yaitu sebuah obat dengan kode, SRT1720.

“SRT1720 is a thousand times more potent than resveratrol, meaning that it could be taken in smaller doses. A person would have to drink hundreds of glasses of wine to get the same health benefits from resveratrol. Resveratrol will pretty soon look like ancient technology,"
David Sinclair, a biologist at Harvard Medical School

10. Singularitas.


Suatu hari nanti, akan datang suatu masa dimana melalui rekayasa genetika seluruh manusia akan mempunyai fisik dan kecerdasan yang nyaris sempurna.

Lalu dengan kemajuan teknologi komputer, komputer kuantum dan nanoteknologi memungkinkan manusia memasukkan Quantum Computer berukuran partikel ke dalam otaknya dan menggunakan partikel-partikel nano untuk makin memperkuat tubuhnya. Ini adalah hal yang dinamakan Singularitas. Penyatuan antara biologi manusia dengan teknologi.

Wednesday, February 18, 2009

2008 National Intelligence Council, Amerika akan melemah, Indonesia akan jadi kekuatan Baru



U.S. Power, Influence Will Decline in Future
Alan Silverleib, CNN

Story Highlights :

  • Report says China will have growing impact, second largest economy by 2025
  • There will be an unprecedented global transfer of power because of oil, report says
  • Indonesia, Iran, Turkey, will likely see power, desire for natural resources increase
  • "Unprecedented" growth means demand for basic resources will outweigh supply.


WASHINGTON (CNN) -- A government report released Thursday paints an alarming picture of an unstable future for international relations defined by waning American influence, a fragmentation of political power and intensifying struggles for increasingly scarce natural resources.

The report aims to better inform policymakers, starting with the administration of President-elect Barack Obama .

The report, "Global Trends 2025: A Transformed World," was drafted by the National Intelligence Council to better inform U.S. policymakers -- starting with the incoming administration of President-elect Barack Obama -- about the factors most likely to shape major international trends and conflicts through the year 2025.

"Although the United States is likely to remain the single most powerful actor, the United States' relative strength -- even in the military realm -- will decline and U.S. leverage will become more constrained," says the report, which is the fourth in a series from the Intelligence Council.

The report argues that the "international system -- as constructed following the second World War -- will be almost unrecognizable by 2025 owing to the rise of emerging powers, a globalizing economy, an historic transfer of relative wealth and economic power from West to East, and the growing influence of nonstate actors."

It argues that the world is in the midst of an unprecedented "transfer of global wealth and power" -- from West to East -- that is being fueled by long-term "increases in oil and commodity prices" along with a gradual shift of manufacturing and certain service industries to Asia.

And yet, while American power and influence are projected to decline, America's burdens are not.

"Despite the recent rise in anti-Americanism, the U.S. probably will continue to be seen as a much-needed regional balancer in the Middle East and Asia," the report notes.
The American military will continue to be expected to play a leading role in the war against global terrorism, though the United States as a whole will be less able to "call the shots without the support of strong partnerships."

America's biggest rival by 2025, the reports says, will be China.
"China is poised to have more impact on the world over the next 20 years than any other country," it notes.
The report projects that China will have the world's second largest economy by 2025 and will be a leading military power.
Equally problematic for U.S. policymakers is the fact that China is expected to become the world's biggest polluter and largest importer of natural resources.

China will not be alone, however, in terms of its desire to provide a consumption-oriented American lifestyle to a rapidly growing population. Countries such as India and, to a lesser extent, Indonesia, Iran and Turkey, will also likely see their power -- and desire for natural resources -- increase.

The report predicts that, the recent economic downturn aside, "unprecedented global economic growth" will mean that the demand for basic resources such as food, water and oil "will outstrip easily available supplies" over the next decade.
As an estimated 1.2 billion people are added to the world population over the next 20 years, the demand for food will rise by 50 percent, the report projects.
The lack of access to stable water supplies will also worsen due to rapid global urbanization, it says.

Further complicating matters is the fact that while demand for energy is projected to rise, oil and gas production will continue to be "concentrated in unstable areas," it says. The world in 2025 is therefore likely to find itself in the midst of a "fundamental energy transition away from oil toward natural gas, coal and other alternatives."
Such a transformation, however, may not stave off armed conflict driven largely by the struggle for scarce resources, the report says.
While conflicts are still most likely to "revolve around trade, investments, and technological innovation and acquisition," the report states that "we cannot rule out a 19th century-like scenario of arms races, territorial expansion, and military rivalries."

The report highlights the need for new technological innovation to provide "viable alternatives to fossil fuels" and overcome future food and water constraints. At the moment, "all current technologies are inadequate for replacing" traditional energy sources "on the scale needed," it says.
The bottom line, the report says, is that "the next 20 years of transition to a new system are fraught with risks."
"This is a story," it says, "with no clear outcome."

Friday, February 13, 2009

Kemajuan Ekonomi Korea : HYUNDAI GENESIS


Kemajuan Ekonomi Korea, Hyundai Genesis
"2009 North American Car of the Year"

"The Genesis offers the ambiance of a Mercedes, the smooth,
quiet ride of a Lexus, and the back seat space of a BMW 7-series,
all for the price of an Audi A4. Stop reading. Go buy one!".
About.com - Cars

Siapa disini
yang pernah mendengar mobil merek "Hyundai"?

Di Amerika, mobil Hyundai sudah dikenal agak lama. Sudah dikenal, tapi hanya sebagai mobil murahan. Mobil yang kualitasnya tidak terlalu bagus, tapi harganya murah. Dan kebanyakan pembelinya juga orang-orang kelas bawah saja. Itulah "Hyundai" di mata kebanyakan orang Amerika.

Tapi itu dulu. Dan baru-baru ini, di awal 2009 ini terjadi kejutan yang luar biasa. Mobil Hyundai terbaru, Hyundai Genesis, berhasil memenangi penghargaan otomotif paling bergengsi Amerika, "2009 North American Car of the Year".


Penghargaan ini sebelumnya tentu hanya bisa dimenangi oleh mobil-mobil terbaik dari produsen-produsen papan atas otomotif dunia, Toyota, Honda, Ford, atau BMW. Para juri yang menilai juga adalah para kritikus dan media yang paling dihormati di bidangnya.

Begitu ketatnya penjuriannya, bahkan mobil mewah sekelas Toyota Camry pun hanya berhasil meraih runner-up di tahun 2007. Tapi tahun ini, mereka semua dikalahkan, oleh Hyundai!

Penilaian didasarkan pada tenaga, fitur istimewa, kenyamanan berkendara, dan efisiensi bahan bakar. Hyundai Genesis dinilai unggul dalam bidang itu semua, mengalahkan mobil-mobil lainnya. Ini sekali lagi adalah sebuah lompatan besar baru dari kedahsyatan industri Korea.
Korea, Anyong Haseyooo!!



Kenapa Korea makin Unggul ? Kemajuan Ekonomi Korea
Review menarik tentang Hyundai dan Hyundai Genesis, About.com - Cars, "2009 Hyundai Genesis test drive, Driving a bargain".

Friday, February 6, 2009

Perjalanan ke Luar Angkasa.. vintage style!


Atomic Avenue #1", art by Glen Orbik

John Polgreen

Menikmati Saturnus di waktu malam, TM cover, Russia 1954

Spaceport of the Future c. 1957 James R. Powers

KURZWEIL'S 6 EPOCHS, Dari Big Bang sampai Lahirnya Super Intelligence




Epoch 1. Physics and Chemistry

This epoch starts at the beginning of the universe (for example, the Big Bang). In this epoch, information is mostly held in subatomic structures such as particles and atoms. That is, the most complicated stable objects in the universe do not exceed the molecular scale in size or complexity.


Epoch 2. Biology and DNA

This epoch starts with the beginning of life on Earth (or elsewhere), suddenly giving rise to more complicated, yet stable, organisms that are capable of growth and self-sustainment. However, in this epoch organisms do not change within their lifetimes as evolution takes thousands of generations. Moreoever, in this stage, genetic information is stored in DNA molecules.


Epoch 3. Brains

The evolution of life gradually produced more and more complex organisms, necessitating the need for fast central control and thus giving rise to the evolution of brains. With brains, organisms can now change their behavior dynamically to suit changes in the environment and can also learn from past experiences. Evolutionary information is, in this stage, stored in neural patterns, with the meme emerging as the primary information unit.


Epoch 4. Technology

Evolution of brains culminates with the evolution of humans, which possess the ability to create technology. In this stage, technological designs are also subject to evolution and information is held in hardware and software designs.


Epoch 5. The Merger of Human Technology with Human Intelligence

This epoch, which Kurzweil argues we are in the process of Entering, is where technology reaches a level of sophistication and fine-structuring comparable with that of biology, allowing the two to merge to create higher forms of life and intelligence.


Epoch 6. The Universe Wakes Up

After mastering the methods of technology and biology, Kurzweil predicts that human/machine civilization will expand its frontiers into the universe, gradually (or perhaps explosively) consuming the contents of the cosmos until the universe reaches a 'saturated' state where all inanimate matter has been converted to substrates for computation and intelligence, and a truly universal super-intelligence takes form.





Silakan baca artikel tentang prediksi masa depan umat manusia yang sangat menarik dan fantastis dari Ray Kurzweil, "The Singularity is Near".